Skip to main content
PEMERINTAHAN
Koordinasi tim terpadu
7

Tim Terpadu Siap Tangani Konflik Sosial 

by Redaksi
posted onApril 6, 2018

Sibernews.co - Konflik sosial kerab terjadi dimanapun dan tidak semuanya dapat diprediksi kejadiannya. Meskipun sebagian konflik sosial dapat dilakukan pencegahan dini, namun sifat dasar manusia membuat konflik sosial dapat terjadi sewaktu-waktu. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan berbagai upaya untuk penanganan konflik sosial.

Provinsi Bengkulu merupakan daerah yang rawan terjadi konflik sosial. Beberapa bulan terakhir, konflik antara nelayan Trawl dan nelayan tradisional mewarnai situasi sosial di Bengkulu. Konflik yang terjadi menjadi kewajiban pemerintah untuk melakukan menyelesaikannya melalui berbagai upaya mediasi hingga prosedur hukum.

Untuk kedepan, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan tim terpadu dalam upaya mencegah dan menangani konflik sosial. Melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu pada Kamis (5/4/2018) konflik sosial menjadi bahasan utama.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti penanganan konflik sosial dibutuhkan tekad dan komitmen yang kuat, hal itu penting untuk menciptakan stabilitas daerah. Dengan telah terbentuknya tim terpadu penanganan konflik sosial, diharapkannya mampu menyelesaikan konflik sosial yang terjadi nantinya.

Tim terpadu tersebut diharapkan Nopian Andusti memiliki kemampuan deteksi dini, yakni senantias siap, tanggap dan sigap dalam menyikapi dinamika yang teradi ditengah masyarakat. Segala potensi-potensi yang mengarah pada terjadinya konflik sosial diharapkan dapat segera teratasi dengan adanya tim terpadu tersebut.

Tim terpadu yang berada dilevel provinsi, kabupatan dan kota itu diharapkan akan membangun sinergi dalam merespon situasi yang berpotensi pada konflik sosial. "bersinergi dalam proses pencegahan penanganan konflik maupun pemulihan pasca konflik di tengah masyarakat," pesan Nopian Andusti.

Nopian berharap program strategis itu dapat berjalan maksimal dimulai dari rencana aksi, implementasi di lapangan hingga pelaporannya. 

Sosialisasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial itu dihadiri juga oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu Farid Hamzah, Kesbangpol Provinsi Lampung Herdaus, Karo Ops Polda Bengkulu, Kesbangpol se Provinsi Bengkulu serta tamu undangan lainnya. (adv/Morecka)

Headline

investasi