Versi Polisi, Korban Tewas Mencapai 1.203 Orang
Sibernews.co - Ada dua versi data jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah. Data dari Mabes Polri, jumlah korban jiwa mencapai 1.203 orang, sementara data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), update terbaru hingga Senin 1 Oktober 2018, korban meninggal mencapai 844 orang.
Disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Minggu (30/09/18). Sementara data dari BNPB dirilis resmi melalui Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Senin (01/10/18).
Jumlah korban meninggal dunia versi BNPB sebelumnya 832, kini bertambah menjadi 844 korban meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 632 orang dilaporkan mengalami luka dan tengah dirawat di rumah sakit.
" Korban meninggal dunia terbanyak di Kota Palu yang mencapai 821 orang, dari jumlah itu, sebanyak 744 jenazah sudah teridentifikasi, kemudian korban meninggal di Parigi Moutong sebanyak 12 orang, di Donggala sebanyak 11 orang, jenazah masih terus berdatangan," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Senin (01/10/18).
Sutopo menambahkan, jumlah korban meninggal dunia dan korban luka dipastikan akan bertambah. Sebagian besar korban meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan bangunan dan tersapu tsunami. [Rv]
