Skip to main content
olahraga
Bengkulu Open Tournament Air Rifle Shoot 2019
12

Turnamen Menembak Piala Gubernur Bengkulu Diikuti Penembak Nasional

by Redaksi
posted onAugust 3, 2019

Bengkulu, Sibernews.co - Semakin ramainya minat masyarakat terhadap olahraga menembak senapan angin, Pengprov Perbakin Bengkulu bersama club-club yang terdaftar mengadakan Bengkulu Open Tournament Air Rifle Shoot (BOTARS) 2019, Sabtu (03/08/19) bertempat di Lapangan Markas Komando Kompi Senapan B Batalyon 144 Jaya Yudha Bengkulu.

Dibuka Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, Open Turnament Air Rifle Shoot 2019 memperebutkan Piala Gubernur Bengkulu dengan total hadiah 50 juta ini. Turnament ini diikuti ratusan peserta baik perorangan, umum, maupun club menembak Pengprov Perbakin. Selain peserta dari tuan rumah hadir juga peserta dari luar provinsi, di antaranya dari Jawa Timur, Sumatera Selatan, Lampung dan Jambi.

Dikatakan Hamka, Selain wadah penyaluran hobi, BOTARS 2019 ini menjadi ajang meningkatkan kemampuan menembak serta pembinaan penggiat menembak bagaimana menjadi penembak professional yang mampu menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Khususnya di bidang tembak sasaran, juga guna mempersiapkan atlet-atlet menembak senapan angin yang profesional menghadapi event event kejuaraan skala nasional maupun internasional,

“Melalui tournament ini, kita berharap muncul atlet atlet menembak muda yang berbakat serta profesional di bidang menembak sasaran, baik di provinsi Bengkulu maupun tingkat nasional," seru Hamka.

Ada 4 kelas yang akan dipertandingkan dalam BOTARS 2019, diantaranya  Benchrest 25 meter WRABF, Benchrest 41 meter Monte (fun game) dengan hadiah utama satu unit motor, Air Rifle Silhouete Multi Range dan Three Positions 33 meter Teleskop yang dikhususkan bagi penembak lokal.

Asisten I Hamka Sabri bersama unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu dan tamu undangan pada acara itu diberikan kesempatan untuk mencoba menembak sasaran menggunakan senapan angin. 

Selain Turnament menembak, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan safari berburu di daerah yang masih rawan terhadap hama babi. diantaranya Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma dan Kaur. (red)

Headline

investasi