Riri Damayanti Resmi Mendaftar ke KPU Provinsi
Sibernews.co - Sesuai jadwal, Senator termuda Indonesia Riri Damayanti John Latief, melakukan pendaftaran sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu di Kelurahan Lingkar Barat, Kamis (26/4/2018).
Diantarkan oleh ratusan pendukungnya yang menggunakan kaos oranye, Riri disambut oleh gemuruh suara dol, alat musik tradisional Bengkulu yang mendunia yang ditabuh oleh para perempuan yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bengkulu.
"Pemuda Bangkit, Bengkulu Hebat!" demikian bunyi tagline perempuan kelahiran 4 Februari 1990 ini ketika dilepas oleh ribuan pendukung dari kediamannya di Jalan Kuala Alam Nomor 16 RT 20 RW 4 Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung.
Berkas pendaftaran Riri diterima langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra. Berkas Riri dinyatakan lengkap dan siap untuk diverifikasi, baik secara administrasi maupun faktual.
Untuk diketahui, Riri Damayanti John Latief adalah Senator termuda Indonesia karena usianya 24 tahun ketika dilantik sebagai anggota DPD RI pada 1 Oktober 2014.
Riri telah mendatangi ratusan desa, menelusuri setiap permasalahan secara langsung dari sumbernya guna memastikan bahwa ia memang membawa suara rakyat Bengkulu yang telah memberikannya amanah.
Dengan jabatan yang ia genggam, berbagai bantuan sosial bencana alam ia peroleh dari DPD RI yang menyisihkan gajinya untuk kemudian disalurkan kepada warga Bengkulu yang menderita karena bencana.
Riri juga pernah tercatat mengambil peran aktif memberantas gizi buruk di Bengkulu dengan cara menyalurkan berton-ton bantuan biskuit pendamping Air Susu Ibu (ASI).
Dalam menjalankan tugasnya, Riri pernah menuntut agar seluruh biro perjalanan umroh dievaluasi, sehingga kasus First Travel yang mengorbankan ratusan warga di Bengkulu tidak terulang.
Wakil Bendahara III Ikatan Keluarga Seluma-Manna-Kaur (SEMAKU) ini mengkritisi tayangan sinetron yang tidak mendidik, menuntut kesejahteraan para perawat, meminta PLN mengatasi krisis listrik, mendesak agar Kementerian PUPR memperbaiki jalan-jalan yang rusak, mendorong agar Kementerian Perhubungan mengembangkan Bandara dan Pelabuhan Bengkulu, mengimbau Pemerintah Daerah menjemput program kemaritiman dari Pemerintah Pusat, dan banyak tuntutan-tuntutan lainnya yang direspon langsung oleh pihak-pihak terkait dalam bentuk beragam kebijakan anggaran dan regulasi.
Ia melayangkan protes keras atas berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Provinsi Bengkulu. Bersama para menteri, ia mengunjungi dan menyantuni para korban tersebut dan mengimbau agar Pemerintah Daerah melakukan cipta kondisi supaya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang memalukan Provinsi Bengkulu tidak terulang kembali.
Untuk menjangkau konsituen yang lebih luas, Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Provinsi Bengkulu periode 2017-2020 ini menjalin kerjasama dan silaturahmi yang erat dengan seluruh media massa.
Saat diwawancarai oleh media ini di KPU Provinsi Bengkulu mengenai pendaftaran dirinya sebagai anggota DPD RI, Riri meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat Bengkulu.
"Saya mohon doa restu dan juga dukungan kepada masyarakat Bengkulu, ini adalah langkah awal untuk sebuah proses yang panjang hinga pemilihan nanti, walaupun perjuangan ini berat tetapi akan terasa ringan jika kita hadapi bersama-sama," kata Senator muda Bengkulu Riri Damayanti. (J)
