Polresta Bengkulu Laksanakan Pengamanan Aksi Damai Ikatan Mahasiswa Papua
Kota Bengkulu — Polresta Bengkulu melaksanakan pengamanan kegiatan aksi damai yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Daerah Bengkulu di Bundaran Fatmawati Simpang Lima, Jumat (01/05) sore.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut diikuti oleh 32 orang massa. Para peserta aksi membawa sejumlah alat peraga, di antaranya pengeras suara, megaphone, bendera Himapa, spanduk berisi tuntutan, serta kendaraan roda dua dan roda empat. Dalam kegiatan tersebut, massa juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait isu kemanusiaan dan hak asasi manusia di Papua.
Sebelum pelaksanaan aksi, massa terlebih dahulu berkumpul di Sekretariat HIMAPA di Rawa Makmur. Selanjutnya, sekitar pukul 14.50 WIB massa bergerak menuju lokasi aksi dan tiba di Bundaran Fatmawati pada pukul 15.15 WIB untuk memulai kegiatan.
Dalam orasinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM, menghentikan tindakan kekerasan, serta membuka ruang demokrasi dan akses jurnalis di Papua.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H melalui Kabag Ops Kompol Yudha Setiawan, S.H menyampaikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk menjamin keamanan setiap kegiatan masyarakat selama dilakukan secara damai dan sesuai aturan.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan dengan aman dan tertib, tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujar Kompol Yudha.
Ia juga menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada massa aksi.
“Seluruh personel kami instruksikan untuk mengedepankan sikap humanis serta menjaga komunikasi yang baik dengan peserta aksi,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian mengapresiasi massa aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi dengan santun dan tidak melakukan tindakan anarkis,” ungkapnya.
Kompol Yudha juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Bengkulu.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga Kota Bengkulu tetap aman dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.
Aksi damai tersebut diketahui merupakan bagian dari peringatan peristiwa 1 Mei yang oleh massa aksi dimaknai sebagai momentum refleksi atas kondisi sosial dan politik di Papua.
