Skip to main content
ragam
Gempa di Palu
4

Pilu, Bocah di Temukan Peluk Ibu yang Sudah Meninggal di Reruntuhan Gempa Palu

by Redaksi
posted onOctober 9, 2018

Sibernews.co - Bencana gempa dan tsunami yang meluluh lantakkan Palu dan Donggala, Jumat 28 September lalu masih menyisakan duka mendalam. Prajurit TNI bersama relawan menemukan seorang bocah dalam posisi saling berpelukan dengan ibunya yang sudah tidak bernyawa.

Bocah perempuan berusia 4 tahun, bernama Presilia Andini ini ditemukan tiga hari setelah gempa dan tsunami, di reruntuhan rumah mereka di Perumnas Balaroa, Palu.

Serka Dedy Handoko dari Yonkes 1 Kostrad mengungkapkan, tak kuasa menahan kesedihan saat menemukan Presilia yang terus menangis memanggil ibunya yang sudah tiada.

" Sedih juga melihat anak ini, menangis terus memanggil ibunya yang sudah tidak ada. Dia ditemukan tiga hari setelah gempa," kata Serka Dedy.

Prisilia dibawa dan dirawat di rumah sakit lapangan Yonkes 1 Kostrad. Selama dirawat di Rumkitlap, bocah malang itu diberikan dukungan moril serta hiburan. Cara ini diharapkan bisa memperbaiki dan menormalkan suasana hatinya, dan tidak lagi trauma.

Tidak hanya kehilangan ibunya, Prisilia ternyata juga sudah tidak memiliki ayah, yang telah lebih dulu meninggal sebelum gempa dan tsunami.

Rencananya, bocah yatim piatu ini akan dibawa ke Kota Makassar. Ia akan ikut pamannya yang telah bersedia mengasuh dan merawatnya.

Untuk menghilangkan trauma Presilia, ada psikolog yang diturunkan untuk menanganinya. Para relawan di Palu juga terus menghiburnya untuk membuat kondisinya kembali normal. 

" Sedih juga melihat ketika menangis dan memanggil ibunya. Sepertinya, ketika terjadi gempa, ibunya berusaha melindungi anaknya agar tidak terkena reruntuhan bangunan dengan cara memeluknya," terang Dedy. [Rv]

Highlight

investasi