Drajat Sulistiyo : Pelindo Proaktif Soal Hibah Lahan
GM Indonesia Port Corporation (IPC) atau Pelindo II Drajat Sulistiyo memberikan klarifikasi terkait polemik hibah lahan untuk pengembangan pemukiman kampung nelayan Sumber Jaya di Kota Bengkulu.
Dikatakan Drajat, IPC dari awal sangat pro aktif dalam proses tersebut. Hanya saja, persoalan yang harus dilihat adalah birokrasi dan mekanisme yang tidak bisa disulap dengan jurus politik. "Secara politik Presiden jelas perintahnya, namun itu harus diterjemahkan secara mekanisme, dan mekanisme pasti akan melalui birokrasi karena ini menyangkut aset negara, kecuali hibah pribadi iya bisa cepat. Itu yang harus dipahami," kata Drajat, Jumat (13/10/2017).
Lanjut Drajat, persoalan hibah lahan sudah menjadi agenda kerja dan akan terus dikerjakan sesuai mekanisme yang mengaturnya. "Semua tahapan harus dilakukan secara prosedural, sebab kita juga berbenah. Jangan sampai karena ingin urusan cepat selesai tapi dikemudian hari menimbulkan masalah," imbuh Drajat.
Untuk diketahui, sebelumnya Waka II DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain memberikan kritik terkait realisasi hibah lahan dari IPC atau Pelindo II yang dinilai lambat. Dari total 120 Hektare lahan yang akan dihibahkan, saat ini baru 5 Hektare yang dihibahkan.
“Inikan program yang sudah berjalan, pihak PUPR sudah membangun, karena apa karena pihak PUPR juga mendengar uraian Presiden, Pelindo harus menghibahkan 10 persen dari seluruh luas lahan Pelindo yang dihibahkan ke masyarakat, itu statement Jokowi dan waktu itu didengarkan juga oleh ibu menteri, Bu Susi,” kata Teuku dikutip dari Garudadaily.com, 13 Oktober 2017. (Ahmad Junaidi)
