Skip to main content
tagar
Ilustrasi
13

Muasal Tagar dan Fungsinya

by Redaksi
posted onJune 18, 2019

Info Sibernews, Kalau kamu sering melihat foto atau video di media sosial yang disertai dengan caption beserta tanda tagar atau hashtag (#), tidak usah heran. Karena di balik itu semua ada maksud dan fungsi tersembunyi lho!

Penggunaan hashtag awalnya banyak digunakan di Twitter. Namun kini, sudah merambah ke media sosial lainnya seperti Instagram, Facebook, Tumblr, dan lain sebagainya.

Lebih dari 70% pengguna media sosial di smartphone menggunakan hashtag (tagar). Maka taK heran jika kata kunci kecil yang ditandai dengan tanda pagar (#) ini semakin populer.

Hampir semua situs media sosial populer bahkan memanfaatkan fitur hashtag, baik Twitter, Facebook maupun Instagram. Bahkan hingga kini hashtag merupakan bagian terpenting dari setiap strategi pemasaran modern.

  •  Pada abad ke-12, simbol # muncul sebagai tanda yang digunakan untuk menaikkan not sebanyak setengah nada. Kala itu simbol ini disebut #Sharp.
  • Pada abad ke-14, singkatan lb dari libra masuk ke dalam bahasa Inggris. Lama kelamaan lbberubah menjadi # dan disebut #Pounds
  • Pada tahun 1970, seorang teknisi asal Prancis, Emile Baudot membuat abjad Telegraph pertama. Pada versi yang digunakan kantor pos Inggris, 11.011 adalah £. Tapi simbol tersebut di Amerika berubah versi menjadi #. Keduanya disebut #PoundSign.
  • Pada pertengahan abad ke-20, notasi aljabar menggantikan notasi deskriptif dalam catur, # artinya #Checkmate
  •  Kemudian, pada tahun 1960, para ilmuwan dari Bell Laboratorium menambahkan simbol # pada papan tombol keyphone telepon untuk menandakan instruksi pada sistem operasi telepon. Sistem itu disebut #Oktothorpe.
  • Di akhir tahun 1980, simbol # mulai memiliki beragam makna dalam beberapa bahasa pemrograman. Misalnya # digunakan dalam bahasa C-like untuk memulai #PreprocessorDirective.
  • Pertengahan tahun 2000, simbol # digunakan dalam jaringan IRC untuk menandakan #Label group dan topic.
  • Tujuh tahun kemudian, tepatnya pada 23 Agustus 2007, Chris Messina (@factoryjoe) menulis tweet pertamanya yang menyarankan menggunakan simbol #. Tweet tersebut bertuliskan: “How do you feel about using # (pound) for group. As in #barcamp?”

  • Pada 1 Juni 2009, Twitter hyperlink didahului dengan # dan menjadikannya sebagai fitur resmi. Kemudian lahirlah #Hashtag.

  • Januari 2011, aplikasi berbagi foto Instagram memperkenalkan fitur #Hashtag.

  • Lalu, pada September 2012, Google+ mengenalkan fitur #Hashtag dalam jaringan sosial miliknya.

  • Pada Juni 2013, Facebook juga meluncurkan fitur #Hashtag.

Adapun fungsi dari tagar sendiri adalah sebagai berikut : 

  • Pengelompokan konten dan memudahkan pencarian

Fungsi hashtag adalah untuk pengelompokan konten. Hashtag bisa digunakan untuk ditambahkan pada postingan berupa teks, foto, video, event, dan lain-lain. Dengan menyertakan hashtag pada postingan tersebut, maka nanti semua update-an tentang postingan yang kamu buat akan terorganisir dan terkelompok dengan baik.

Bagi orang-orang yang juga ingin mengikuti update seputar postingan tersebut, mereka bisa mengetikan hashtag yang dimaksud. Melakukan pencarian terhadap konten yang diinginkan pun semakin mudah. Misalnya saja kamu ingin mencari konten yang berhubungan dengan Jakarta di Instagram, maka kamu tinggal mengetik hashtag Instagram #Jakarta pada kolom search di setiap media sosial maka semua konten yang berhubungan dengan Jakarta pun akan muncul.

  • Kebutuhan branding dan promosi

Fungsi media sosial salah satunya adalah untuk kebutuhan bisnis. Jadi, selain untuk pengelompokan konten dan memudahkan pencarian, hashtag juga berfungsi untuk kebutuhan branding dan promosi di media sosial. Dengan cara membuat hashtag yang spesial pada setiap postingan, maka akan menjadikan ciri khas bagi sebuah brand. Misalnya saja seperti Bukalapak yang menggunakan hashtag #serbuseru untuk mempromosikan fitur Serbu Seru terbarunya. Tentunya hal ini termasuk ke dalam kebutuhan branding, bukan?

Hashtag juga dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan sebuah event. Kamu bisa menyertakan hashtag #lombamenulis untuk promosi sebuah event lomba menulis atau #diskonakhirtahun untuk memberikan pengumuman pada postingan event diskon akhir tahun.

  • Kampanye lintas platform

Hashtag juga bisa digunakan untuk melakukan kampanye lintas platform media sosial. Ya, misalkan saja, jika biasanya kita menyertakan hashtag Instagram, maka dengan menyertakan hashtag di media sosial seperti Facebook atau Twitter tentang postingan yang sama, maka post yang kamu share di Instagram akan muncul pula di Facebook atau Twitter dengan mudah karena adanya hashtag yang sama tersebut. Dengan kata lain, hashtag yang kamu tulis di Instagram akan dengan mudah ditemukan juga di Facebook maupun Twitter.

Keberadaan hashtag di media sosial, memang dinilai dapat memberikan manfaat lebih khususnya untuk pemasaran atau promosi secara online. Walaupun terkadang, hashtag juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan personal branding. Selain itu, jika menggunakan hashtag terpopuler dengan tepat kamu juga bisa tambah followers Instagram maupun Twitter.

Itulah fungsi dari hashtag dan bagaimana cara menggunakannya di media sosial. Apakah selama ini kamu sudah memanfaatkan fungsi hashtag dengan baik? (***)

Headline
Featured

investasi