Skip to main content
Ragam
Presiden RI Joko Widodo saat meninjau korban gempa dan tsunami di Palu
3

Korban Tewas Akibat Gempa-Tsunami 1.581 Orang, 2.549 Luka Berat dan 70.821 Warga Mengungsi

by Redaksi
posted onOctober 5, 2018

Sibernews.co - BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Donggalu hingga 3 Oktober 2018 mencapai 1.581 orang. Jumlah tersebut tersebar di empat kota dan kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah dan satu kabupaten di Provinsi Sulwesi Barat. 

Berikut datanya :
1. Kota Palu : 1.311 orang
2. Kabupaten Donggala : 192 orang
3. Kabupaten Sigi : 65 orang
4. Kabupaten Parigi Moutong : 12 orang
5. Kabupaten Pasangkayu : 1 orang

Sementara jumlah pengungsi dilaporkan mencapai 70.821 orang. Dari jumlah itu tersebar di 141 titik. Data lain adalah jumlah korban dengan luka berat yang mencapai 2.549 orang. BNPB juga melaporkan dari jumlah korban meninggal dunia, 119 diantaranya adalah Warga Negara Asing (WNA).

KORBAN AKIBAT GEMPA TSUNAMI
1. Jumlah korban jiwa per 3/10/2018 pukul 20.00 WITA : 1.581 orang meninggal dunia, terdiri dari wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, yaitu Kota Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong; dan Sulawesi Barat, yaitu
Pasangkayu
● Dimakamkan 519 jenasah
● Korban meninggal dunia disebabkan oleh tertimpa reruntuhan bangunan
akibat gempa dan akibat tsunami.
● Korban meninggal dunia dilakukan identifikasi melalui DVI, face recognition
dan sidik jari.
2. Korban luka berat = 2.549 orang dirawat di rumah sakit.
3. Korban Hilang = 113 Orang (Pantoloan Induk 29 orang, Donggala 31, Palu 4, Ps
Wani 7, Jl Kijang 11, Jl Roja Moici 4, Jl Muh Hatta 25, Patung Kuda 1, Kp Nelayan 1)
4. Korban Tertimbun = 152 Orang
5. Pengungsi = 70.821 jiwa yang tersebar di 141 titik.
6. Rumah Rusak = 66.238 unit, yaitu 65.733 unit di Sulawesi Tengah (belum di
klasifikasikan RB/RS/RR) dan 505 unit di Sulawesi Barat (170 RB, 87 RS, 248 RR)
7. Jumlah korban yang tertimbun di Petobo (Kab Sigi) dan Balaroa (Kota Palu) belum
dapat diperkirakan jumlahnya.

Evakuasi Warga Negara Asing
● Evakuasi WNA dikoordinir oleh Kemenlu bekerjasama dengan BNPB,TNI,POLRI,BASARNAS dan K/L lain.
● Informasi evakuasi WNA per 3/10/2018 mengenai: 120 orang WNA (teridentifikasi 119 orang) dan 1 orang belum diketahui (WN Korea).

2 WNA asal Belgia, 1 orang sudah dievakuasi ke Jakarta, 1 orang yang sebelumnya belum diketahui keberadaannya ternyata tidak berada di Palu dan sedang berada di Flores
19 WNA asal Jerman, (2 orang sudah di evakuasi ke Makassar, 17 orang yang menginap di Prince John Dive Resort Donggala telah berada di Bandara Mamuju untuk terbang ke Jakarta, 1 orang diselamatkan BNPB di Palu dan ternyata termasuk dalam 17 orang yang menginap di Prince John Dive Resort Donggala )
2 WNA asal Singapura, 1 orang sudah kembali ke Singapura, 1 orang sudah dievakuasi ke Makassar
1 WNA asal Korea, kondisi belum diketahui (diduga posisi di Hotel Roa Roa di Palu yang runtuh karena gempa)
8 WNA asal Perancis, 3 orang berada di Bandara Mutiara Palu, 3 orang lagi tidak berada di Palu, 2 orang berada di Pulau Togean dalam keadaan aman
Kondisi WNA : 

1 WNA asal Spanyol, sekarang sudah berada di Ternate3 WNA asal Malaysia, seluruh WN Malaysia sudah di Malaysia10 WNA asal Vietnam saat ini sudah dievakuasi ke Jakarta32 WNA asal Thailand di Palu, 30 orang sudah di evakuasi ke Makassar, 2 orang akan tetap tinggal di Palu karena alasan pribadi21 WNA asal Tiongkok, 8 orang sudah dievakuasi ke luar Palu, 13 orang berada di Bandara Mutiara Palu menunggu evakuasi7 WNA asal Sri Lanka, dalam keadaan aman, sudah dapat dihubungi oleh Kedutaannya7 WNA asal Belanda, kondisi aman di Prince John Dive Resort - Donggala1 WNA asal Swiss, kondisi aman di Prince John Dive Resort - Donggala4 WNA Timor Leste, menunggu evakuasi di Bandara Mutiara Palu2 WNA Hongkong, keduanya berada di JL. Trans Sulawesi
Berikut rilis dari BNPB, klik disini

File
RILIS-KORBAN-GEMPA-TSUNAMI-DARI-BNPB.pdf

Featured

investasi