Kapolresta Bengkulu Jadi Narasumber Dialog Sore TVRI, Bahas Antisipasi Aksi Geng Motor Bersenjata Tajam
BENGKULU – Fenomena aksi geng motor yang membawa senjata tajam dan meresahkan masyarakat menjadi perhatian serius Polresta Bengkulu. Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan mengedepankan langkah preventif, pengawasan keluarga serta penyediaan ruang kegiatan positif bagi kalangan remaja.
Hal tersebut disampaikan Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H., saat menjadi narasumber dalam program Dialog Sore TVRI Bengkulu dengan tema “Fatwa MUI Stop Aksi Geng Motor”, Kamis sore (26/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi Polresta Bengkulu untuk memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama mencegah dan mengantisipasi aksi kelompok bermotor yang membawa senjata tajam serta berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam dialog tersebut, Kapolresta Bengkulu menjelaskan bahwa fenomena geng motor bukan hanya terjadi di Kota Bengkulu, tetapi juga menjadi persoalan di sejumlah daerah lainnya. Menurutnya, munculnya perilaku menyimpang di kalangan remaja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari lingkungan keluarga, pergaulan hingga pengaruh pertemanan yang tidak sehat.
“Fenomena geng motor ini bukan hanya terjadi di Kota Bengkulu, tetapi juga terjadi di kota-kota lainnya. Banyak faktor yang dapat memengaruhi, mulai dari lingkungan keluarga, pergaulan sampai dengan pertemanan yang tidak sehat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan bersama-sama,” ujar Kombes Pol Rahmad Hidayat.
Kapolresta menekankan bahwa keluarga memiliki peranan penting dalam mencegah anak-anak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Orang tua diharapkan tidak hanya memberikan perhatian, tetapi juga mengetahui aktivitas dan lingkungan pergaulan anak, khususnya pada malam hari.
Ia mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan anak-anaknya serta memberikan pemahaman mengenai bahaya membawa senjata tajam maupun terlibat dalam aksi kelompok yang dapat berujung pada tindak pidana.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari. Mari kita bersama-sama memastikan anak-anak kita berada di lingkungan yang aman dan melakukan kegiatan yang positif,” tegasnya.
Selain peran keluarga, Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap pasif apabila menemukan adanya gerombolan kendaraan bermotor yang mencurigakan, terlebih jika diduga membawa senjata tajam atau melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan.
Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian melalui Call Center 110 Polri, sehingga petugas dapat segera melakukan langkah pencegahan maupun penanganan di lapangan.
Di sisi lain, Polresta Bengkulu juga menyiapkan langkah kolaboratif bersama pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang bagi para remaja yang sedang berada dalam fase mencari jati diri.
Kapolresta mengatakan, penyediaan ruang untuk menyalurkan energi dan kreativitas remaja melalui kegiatan positif dinilai penting agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif.
“Kita tidak hanya berbicara mengenai penindakan. Polresta Bengkulu akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengakomodir kegiatan-kegiatan positif bagi para remaja, seperti olahraga maupun kegiatan sesuai hobi dan minat mereka. Dengan begitu, energi dan waktu mereka dapat tersalurkan ke hal-hal yang positif,” jelas Kapolresta.
Menurutnya, upaya menjaga kamtibmas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepolisian, pemerintah, tokoh agama, orang tua, lingkungan pendidikan serta masyarakat harus bergerak bersama dalam memberikan edukasi dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Melalui dialog tersebut, Polresta Bengkulu berharap pesan pencegahan dapat semakin luas diterima masyarakat. Sinergi antara Kepolisian dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mencegah aksi geng motor bersenjata tajam sekaligus menciptakan ruang yang lebih sehat dan positif bagi generasi muda di Kota Bengkulu.
Polresta Bengkulu berkomitmen untuk terus hadir menjaga keamanan masyarakat sekaligus mengedepankan langkah preventif, edukatif dan humanis dalam menciptakan Kota Bengkulu yang aman, nyaman dan kondusif.
