Yuk Jalan-Jalan ke Taman Pantai Berkas
Siapa yang tidak tahu setiap kali nama Pantai Berkas disebut? Hampir semua kalangan yang tinggal di Kota Bengkulu akrab dengan nama ini, meski ada beberapa juga yang belum pernah menginjakkan kakinya di sana.
Ya, Taman Pantai Berkas ini adalah tempat wisata cukup baru di Bengkulu. Terletak di jalan Kerapu, Kelurahan Berkas Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Merupakan tempat wisata yang terbilang strategis. Berada tak jauh dari Sport Center yang sering digunakan untuk berbagai kegiatan, baik olahraga maupun acara lainnya. Juga tidak begitu jauh dari Bencoolen Mall, salah satu mall yang ada di Bengkulu.
Jika berjalan lurus mengikuti jalan di sepanjang pantai, maka akan sampai ke daerah Kampung, di mana terdapat tempat wisata lainnya, seperti Fort Marlborough, Pantai Tapak Paderi, dan kawasan pecinaan yang sudah terkenal sejak dulu.
Untuk sampai ke pusat kota atau ingin mengujungi Rumah Pengasingan Bung Karno, bisa berbelok dari kuburan Berkas dan lurus menuju daerah Anggut Atas dari simpang tiga yang tak jauh dari Masjid Agung At-Taqwa.

Jalan layang merupakan ciri khas dari Taman Pantai Berkas. Dibangun cukup lebar, sehingga kamu tidak harus berdesakan dengan pengunjung lain. Sangat menyenangkan berjalan-jalan sambil merasakan tiupan angin laut.
Kamu bisa menyusuri jalan layang ini hingga ke bagian paling ujung, tepat menghadap ke pantai. Panorama di kala sore hari menjelang matahari terbenam sungguhlah indah. Sangat cocok jika ingin mengabadikan moment bersama orang-orang terkasih
Salah satu yang menyita perhatian ketika pertama kali datang adalah adanya payung-payung kecil warna-warni yang digantung di tengah taman. Mirip seperti di pintu masuk wisata Wahana Surya, Bengkulu Tengah. Namun, sayangnya sekarang ada beberapa payung yang rusak dan belum diganti.
Selain jalan layang, Taman Pantai Berkas juga memiliki beberapa fasilitas lain. Ada kursi taman yang diletakkan di beberapa tempat untuk para pengunjung. Disediakan pula tong sampah di sudut-sudut taman. Berharap para pengunjung sadar akan kebersihan taman sehingga mereka tidak lagi membuang sampah sembarangan. Sebab, seringkali kasus seperti ini terjadi. Masyarakat menuntut tempat wisata baru atau perbaikan tempat wisata untuk menarik minat wisatawan sehingga terbukanya lapangan pekerjaan baru, pemerintah menyanggupi, dan setelah selesai terkadang kita lupa untuk menjaganya. Sungguh sayang sekali, bukan?
Ada taman bermain anak seperti ayunan, perosotan, dan lain-lain yang dicat warna-warni. Sangat cocok untuk mengajak anak-anak keluar rumah, menikmati udara bebas dan bertemu dengan teman-teman baru. Beberapa wahana permainan seperti yangyang ada di pasar malam. Harga tiket juga tidak begitu mahal.
Terdapat penyewaan sepeda anak. Bagi kalian yang ingin menyewa, cukup membayar Rp.15.000. Arena taman yang cukup luas dengan jalan batu yang disusun rapi, membuat bermain sepeda terasa lebih menyenangkan.
Ada pula arena skateboard. Biasanya setiap weekend sering ada klub skateboard yang datang untuk bermain dan menunjukkan kepiawaiannya. Bahkan sering diadakan battle antar anggota yang membuat riuh suasana.
Di sebelah kiri taman dari pintu masuk bertuliskan Taman Pantai Berkas terdapat warung-warung kecil berjajar yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Yang paling banyak dijual adalah bakso bakar. Selain warung-warung tenda, ada pula gerobak yang sering mangkal di sana atau pedagang keliling yang menjajakan dagangannya.
Satu hal yang pasti, Taman Pantai Berkas ini cocok banget buat kamu yang ingin menyegarkan pikiran dari penatnya bekerja. Datanglah pada hari-hari biasa, karena pada saat itu kondisi taman cukup sepi. Suara daun cemara yang bergesekan ketika tertiup angin, dipadu debur ombak amat sangat menenangkan hati dan pikiran.
Pagi menjelang siang adalah waktu yang cocok menurut saya. Bila perutmu terasa lapar, bisa langsung menuju salah satu warung pondok atau ke pondokan yang tak jauh dari taman. Terletak di pinggir jalan di bagian Pantai Panjang.
Atau jika kamu sekaligus ingin menikmati panorama senja, datanglah menjelang sore. Akan tetapi, taman tentu cukup ramai meski tidak seramai sewaktu weekend. Ya, kapan pun kamu ingin datang, pastikan tidak lupa berfoto dan memasukkannya ke akun sosial mediamu. Selain untuk kenangan, juga sebagai bentuk promosi sederhana bagi kamu yang menyukai taman ini.
Terakhir, usahakan tidak membuang sampah sembarangan. Tempat wisata akan terasa lebih indah bila tidak ada sampah. Benar, bukan?
***
Aiyu A Garaa, Penulis Bengkulu
