Warga Binaan Rutan Gelar Kajian Al Quran
BENGKULU - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu, hari ini sabtu (05/11) kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
Bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu, kegiatan kali ini diisi dengan kajian Al-Qur'an yang pandu langsung oleh Pembimbing Kerohanian Rutan Bengkulu,
Nanang Setiawan, L.C. Kegiatan dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh sejumlah WBP Rutan Bengkulu.
Adapun materi yang diberikan kali ini mengangkat tentang kisah ketauladanan Nabi Ayyub AS dalam menghadapi ujian dengan kesabaran yang diceritakan
dalam Surat Al Anbiya' ayat 83. Nanang menjelaskan di dalam surat tersebut dijelaskan bagaimana seorang Nabi Ayyub AS senantiasa sabar dalam menghadapi segala macam
cobaan yang bertubi-tubi diberikan oleh Allah SWT, hal inilah yang menurut Nanang dapat dijadikan tauladan dari seorang Nabi Ayyub AS.
"Nabi Ayyub AS merupakan sosok yang selalu bersyukur dengan apapun keadaan yang menimpanya, disaat senang maupun susah dia tidak pernah melupakan Allah SWT, bahkan saat
diuji dengan berbagai penderitaan pun tidak menyurutkan keimanan seorang Nabi Ayyub AS," ungkap Nanang.
Lebih lanjut Nanang mengajak para WBP untuk mengambil hikmah dengan mencontoh ketauladanan dari Nabi Ayyub AS. Dengan kondisi yang dirasakan oleh WBP saat ini, menurut Nanang
tidak menjadi alasan bagi mereka untuk menyurutkan rasa syukur dan ketaatan dalam beribadah.
"Nabi Ayyub AS merupakan salah satu nabi yang kaya raya. Ia mempunyai berbagai macam harta, mulai dari ternak sampai pada hasil pertaniannya. Ia juga dikarunia keluarga yang
bersahaja dengan anak-anaknya, namun Allah kemudian mengujinya, satu persatu nikmat ditarik oleh Allah SWT, Nabi Ayyub AS jatuh miskin, semua anak-anaknya meninggal, bahkan
Nabi Ayyub AS sendiri menderita penyakit kulit yang orang akan jijik melihatnya, tapi apakah Nabi Ayyub AS lantas marah pada Allah SWT? Tidak, penderitaan tersebut ia hadapi
dengan sabar, semakin ia menderita, semakin ia mendekati diri pada Allah SWT. Begitulah ketauladan yang bisa kita ambil dari Nabi Ayyub AS, apa yang menimpa saudara-saudara sekalian
merupakan takdir Allah SWT, jalani dengan sabar dan ambil hikmahnya, tingkatkan ketaan dalam ibadah, insyah Allah ada kemudahan setelahnya," pungkas Nanang
