TBI IAIN Bengkulu dalam "The Dance Of Death"
Bengkulu, Sibernews.co - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI) menggelar pertunjukkan "The Dance of Death", teater bertajuk sosial budaya. Pertunjukkan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2019 di Auditorium Kampus IAIN.
Resmi selaku panitia pelaksana mengungkapkan, Pertunjukan ini diadakan rutin menjelang ujian praktek tengah semester. "Ini sudah memasuki tahun kedua dalam pergelaran seni teater."
Disampaikannya, pertunjukkan teater ini selain mengembangkan kreatifitas juga sebagai sarana penyampaian nilai sosial yang terjadi di masyarakat.
"Kepada semua teman-teman, boleh ikut menyaksikan pada tanggal 23 Juni besok di Kampus IAIN Bengkulu." ujar Resmi, mahasiswa semester 6.
"Dengan tiket senilai 15 ribu kamu sudah bisa menyaksikan pertukan berkelas semi teater profesional dari anak-anak Tadris Bahasa Inggris. Yuk buruan sebelum kehabisan" pesan Resmi pada media ini.
Pertunjukan ini bercerita tentang rumah yang terisolasi di sebuah pulau terpencil yang dihuni oleh sepasang suami istri, Alice (mantan artis glamor) dan Edgar (seorang kapten sombong).
Sejak awal pernikahan 25 tahun silam, mereka telah saling membenci dan mahligai rumah tangga mereka sepenuhnya diwarnai pertengkaran. Ketidakharmonisan disebabkan sikap underistimate Edgar pada orang dan selalu merasa paling unggul dibandingkan orang lain. Untuk membuktikan superioritas tersebut, Edgar menolak untuk membeli makanan, membayar tagihan, dan tidak memperkerjakan pelayan.
Pernikahanpun dijadikan tirani sehingga istrinya merasa hidup dalam penjara di rumah sendiri. Satu2nya harapan Alice adalah lepas dari tirani suaminya melalui fakta bahwa Edgar mengidap pemyakit serius dan bisa saja mati kapanpun. Alice yang hobi bermain piano kerap mengiringi tarian aneh sang suami. Saat Edgar menari, keinginan terbesar Alice adalah membunuh suami yang begitu dibencinya.(mas)
