Skip to main content
Heryanto Pejabat Bank Bengkulu
Heryanto Pejabat Bank Bengkulu
8

Tangisan Haru Heryanto Setelah Dinyatakan Sembuh Dari Virus Corona

by Redaksi
posted onApril 19, 2020

Siber-news.com - Kabar baik bagi masyarakat Bengkulu. Salah satu pasien positif corona, Heryanto (55), pejabat Bank Bengkulu, dinyatakan sembuh dari corona. Heryanto, sebelumnya disebut dengan inisial He atau HN, telah menjalani uji lab pertama pasca dinyatakan positif dan hasilnya negatif corona. Kini dia masih menunggu hasil uji lab kedua, sesuai dengan SOP penangananan corona.

Dia dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumahnya setelah 16 hari menjalani perawatan isolasi di RSUD M Yunus Bengkulu sejak 2 April 2020 lalu. 

Sebelum pulang ke rumahnya, Heryanto sempat membuat testimoni selama menjalani perawatan di RSUD M Yunus Bengkulu. Dengan menangis terharu, Heryanto bercerita bagaimana dirinya menjalani hari-hari selama dirawat.

Heryanto menuturkan, selama menjalani perawatan ia terus mengikuti arahan sesuai anjuran tim kesehatan rumah sakit. Ia pun menyakinkan dalam diri, dan menanamkan keinginan kuat untuk segera sembuh. Menurutnya, tim kesehatan juga selalu mendorong dengan memberikan motivasi setiap waktu. 

"Saya ikuti semua anjuran yang diberikan tim kesehatan. Selama perawatan, tim kesehatan bekerja sangat baik dan penuh perhatian, bahkan untuk jadwal makan pun, sebelum jadwalnya sudah disuguhi makanan oleh tim kesehatan. Saya mengucapkan terimakasih, acungan dua jempol atas perhatian yang diberikan tim kesehatan yang mendampingi selama masa perawatan," kata Heryanto di Lobi RSUD M Yunus, Sabtu (18/4/2020) sebelum dia pulang ke rumahnya.

Lebih lanjut Heryanto mengatakan, perhatian dari pemerintah daerah, keluarga, kantor, dan masyarakat, sangat berpengaruh besar bagi kondisi kesehatannya. Setiap hari, komunikasi intens terjalin lewat telepon dengan keluarga, sekedar menanyakan keadaan dan saling menguatkan. 

"Perhatian dari berbagai pihak sangat besar, termasuk Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang selalu memberikan support, begitupun pihak kantor. Di samping itu, ada keluarga yang selalu hadir memberikan motivasi, semangat dan saling menguatkan untuk segera pulih. Terimakasih kepada semua yang sudah mendoakan, dan memberikan motivasi," katanya sambil tersenyum.

Terakhir, Heryanto memberikan motivasi agar pasien Covid-19 lain tetap semangat, jauhi rasa stres, sedih, dan tingkatkan keimanan, terus berdoa meminta kepada yang kuasa agar dapat melewati cobaan ini. Ibarat diberikan kehidupan kedua ia menangis haru, Allah SWT masih mendapat kesempatan hidup. 

"Saya berserah diri kepada Allah, meminta penyakit ini segera diangkat. Setiap hari selalu berpikir optimis, untuk sembuh. Alhamdulilah, ibarat mendapat kehidupan kedua saya berhasil melewatinya. Allah mendengarkan doa yang saya panjatkan setiap waktu," ungkap Heryanto sambil menitikkan air mata.

Pria kelahiran Manna 18 November 1965 ini, saat ini menjabat sebagai Divisi Pengawasan Intern di Bank Bengkulu sejak tahun 2019. Heryanto sendiri bekerja di Bank Bengkulu sejak tahun 1992.

Sementara, Direktur RSUD M Yunus Zulkimaulub Ritonga menyampaikan di awal perawatan Heryanto sempat mengalami penurunan kesehatan hingga hari keenam, kemudian di hari selanjutnya kondisi Heryanto terus membaik dan dokter yang menangani selalu melakukan rontgen, sehingga terpantau paru-paru Heryanto bersih. 

"Kami bersyukur, yang bersangkutan bisa pulih dan kembali kerumah. Ini menjadi pengalaman kami dalam merawat pasien Covid-19, diawal awal sempat kami pertimbangan memasang alat bantu napas. Namun, kondisi tubuh pasien yang kuat membantu proses penyembuhan lebih cepat, sehingga hingga hari ini Heryanto diperbolehkan pulang," jelas Zulki.

Kemudian Zulki menjelaskanHeryanto hari ini (Sabtu) sudah diizinkan pulang setelah 16 hari dalam tahap perawatan, selanjutnya Heryanto akan menjalani isolasi secara mandiri di tempat yang sudah disiapkan. Namun masih tetap dalam pengawasan tim kesehatan.

"Nanti Heryanto masih menjalani tahap isolasi secara mandiri, selama 8 hari kedepan dan Terus dipantau perkembangannya, didampingi oleh tim kesehatan dari rumah sakit," terang Zulki.

Zulki juga melaporkan bahwa berdasarkan hasil SWAB pertama pada 12 April 2020, Heryanto dinyatakan negatif. kemudian SWAB kedua diambil lagi, hasilnya masih menunggu dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.

"Keputusan Heryanto kita ambil, setelah Swab pertama yang keluar hasilnya negatif, sekarang masih menunggu Swab kedua. Namun, masih ada kendala teknis dari laboratorium di palembang, semoga beberapa hari kedepan keluar hasilnya," pungkas pria asli medan ini. (An)

Headline
Top story
Trending
Highlight

investasi