Pangdam Merdeka Sinergi TNI dengan Forkopimda Sangat Penting
Sibernews.co - Kamis, 30 Agustus 2018, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan menggelar acara rapat koordinasi camat regional I wilayah Indonesia timur di Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut). Salah satu narasumber di acara rakor tersebut adalah Panglima Kodam Merdeka, Mayjen Tiopan Aritonang.
Dalam paparannya, Aritonang menekankan pentingnya sinergi antara TNI dengan unsur pemerintah daerah. Di level bawah, tentu sinergi dengan camat yang merupakan representasi dari pemerintah di tingkat kecamatan.
" Dengan kondisi geografi, sosial dan kultural yang sangat heterogen, Indonesia rentan dengan ancaman instabilitas dan di sintegrasi. Padahal pertumbuhan ekonomi yang manjadi indikator utama pembangunan nasional sangat memerlukan kondisi stabilitas wokaah. Di sinilah TNI mengambil peran sebagai alat integritasi nasional," kata Aritonang, di acara rakor camat, Kamis kemarin.
Aritonang menambahkan, merujuk pada UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, khususnya pasal 7 ayat (2) poin 8, TNI punya tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yakni memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. " Poin 9 menyatakan membantu pemerintah daerah," katanya.
Maka kata dia, di butuhkan sinergitas TNI dengan perangkat pemerintah daerah. Sinergi ini sangat penting dalam menjaga keutuhan NKRI. Di level bawah, tentu yang jadi representasi pemerintahan daerah adalah camat, sinergi dengan camat, sangat strategis dan penting.
" Di sinilah sinergi Forkopimda sangat penting, sinergi ini di rumuskan dalam tujuan dan sasaran yang akan di capai guna mengetahui hasil serta terwujud dan terpeliharanya keeratan hubungan segenap komponen pejabat yang ada di daerah dalam usaha membangun kesadaran untuk kepentingan bangsa dan negara," tuturnya.
Dan kata Aritonang, telah banyak sinergi yang di lakukan dengan pihak pemerintah daerah, mulai dari penanganan bencana, pembangunan kantor tiga pilar, penghijauan, program KB dan kesehatan dan bakti sosial. " Kegiatan lainnya mulai dari melaksanakan Musrenbang, patroli keamanan bersama, sosialisasi bahaya narkoba, sosialisasi tentang kerawanan konflik sosial dan lain sebagainya," katanya. [Rv]
