Jadi Korban Corona, TPP ASN Bengkulu Selatan 3 Bulan Belum Dibayar
Siber-news.com - Para ASN di Pemkab Bengkulu Selatan turut menjadi 'korban' corona karena Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama 3 bulan di tahun 2020 ini tidak dibayarkan. Hal itu karena Pemkab Bengkulu Selatan harus memenuhi alokasi anggaran untuk Covid-19 sebesar Rp 80 miliar yang berdampak pada pemangkasan sejumlah pos anggaran.
Tak hanya alokasi TPP ASN, namun sejumlah alokasi anggaran di setiap OPD juga ikut kena pangkas.
Dikatakan Sukarni Dunip, Kepala Bappeda Dan Litbang Bengkulu Selatan bahwa TPP belum bisa dibayarkan sejak tiga bulan yang lalu tapi pelunasan TPP tetap akan dilakukan jika pemenuhan anggaran untuk Covid-19 sudah cukup oleh pemerintah pusat.
"Sebenarnya akan tetap dibayar jika untuk pemenuhan anggaran Covid-19 jika dianggap sudah cukup oleh pemerintah pusat, kami harap agar ASN yang ada di Bengkulu Selatan untuk tetap bersabar karena problem ini tidak hanya dirasakan oleh jajaran ASN yang ada di Bengkulu Selatan saja. Saya yakin setelah transfer Dana Alokasi Khusus (DAU) nanti kembali normal dan tidak ada pemotongan sebesar 30 persen maka pelunasan TPP akan dilakukan," jelas Sukarni Dunip.
Pewarta: Fongki
