Skip to main content
.
Rutan Manna Panen Terong Ungu, Kacang Panjang dan Pisang Dari Lahan SAE Dukung Ketahanan Pangan
0

Petik Hasil Pembinaan Kemandirian, Rutan Manna Panen Terong Ungu, Kacang Panjang dan Pisang Dari Lahan SAE Dukung Ketahanan Pangan

by Redaksi
posted onOctober 14, 2026

 

MANNA – Komitmen Rutan Kelas IIB Manna dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Ketahanan Pangan (Hanpang), kembali dibuktikan. Pada Rabu, 14 Oktober 2026, jajaran Rutan Manna melaksanakan panen hasil pertanian berupa terong ungu, kacang panjang dan pisang di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Manna.

Kegiatan panen yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Pembimbing Kemandirian Rutan Manna, Yoga Kiplani, S.E., bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Tamping SAE Bagian Dalam. Hasil panen terlihat melimpah, dengan terong ungu yang segar, kacang panjang yang tumbuh subur dan panjang, serta pisang yang siap konsumsi.

Pembimbing Kemandirian, Yoga Kiplani, S.E., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. WBP tidak hanya diajarkan menanam, tetapi dibekali keterampilan lengkap dari hulu ke hilir.

"Kita bekali WBP mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan sampai teknik panen yang baik. Tujuannya agar mereka memiliki keterampilan produktif yang bernilai ekonomis. Ini bekal mereka agar mandiri dan bisa kembali berdaya saat bebas nanti. Hasil panen ini juga kita manfaatkan untuk kebutuhan internal Rutan," ujar Yoga.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pemanfaatan lahan SAE ini adalah wujud nyata pelaksanaan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Menurutnya, Rutan harus menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan nasional.

"Ini adalah implementasi dari 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya Ketahanan Pangan. Kami ingin membuktikan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya membina, tetapi juga produktif. Lahan SAE kami optimalkan agar terus menghasilkan. Dengan bertani, WBP belajar tentang kesabaran, kerja keras dan kemandirian. Ini sangat positif untuk pembentukan karakter mereka," tegas Hannibal.

Melalui kegiatan panen ini, Rutan Manna menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan lahan SAE sebagai sarana pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi WBP untuk menjadi pribadi yang mandiri, terampil dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

investasi