Skip to main content
.
Kembangkan Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai, Wagub Mian Optimistis Jadi Representasi Industri Pantai Barat Sumatera
0

Kembangkan Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai, Wagub Mian Optimistis Jadi Representasi Industri Pantai Barat Sumatera

by Redaksi
posted onMarch 5, 2026

Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong percepatan pengembangan Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Hendri Kurniawan, Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu, Yuliswani, Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, serta sejumlah pejabat lainnya, menggelar rapat bersama Direktur Utama PT Pelindo, Achmad Muctasor, pada Kamis (5/3) pagi.

Rapat yang berlangsung di Pelindo Tower, Jalan Yos Sudarso Nomor 9, Jakarta Utara, tersebut dihadiri jajaran pejabat PT Pelindo pusat. Pertemuan itu membahas secara mendalam rencana pengembangan Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai.

Mian menyampaikan bahwa kawasan tersebut memiliki nilai tambah strategis dalam mendukung aktivitas perdagangan dan industri, khususnya pada sektor pertambangan, pertanian, perkebunan, dan perikanan.

“Kawasan Industri Pelabuhan Pulau Baai akan memberikan nilai tambah bagi hasil perkebunan, pertanian, pertambangan, dan perikanan,” ujar Mian.

Ia juga mengakui adanya sejumlah tantangan, salah satunya pendangkalan alur pelayaran. Namun, persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui kerja kolaboratif antara PT Pelindo II Bengkulu, pemerintah daerah, dan Kementerian Perhubungan.

Selain itu, Mian menilai posisi strategis Pelabuhan Pulau Baai di wilayah pantai barat Sumatera membuka peluang besar untuk menjadikannya sebagai ekosistem utama pelabuhan yang paling representatif di kawasan tersebut.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Pelindo, Achmad Muctasor, menambahkan bahwa kawasan pelabuhan tersebut juga berpotensi dikembangkan sebagai lokasi pembangunan pabrik biodiesel. Ia mendorong adanya nota kesepahaman (MoU) untuk merealisasikan pembangunan kawasan pabrik biodiesel di Pelabuhan Pulau Baai guna mendukung kebutuhan industri ke depan.

investasi