Skip to main content
Red
Ekspose potensi investasi di Bengkulu
31

Peluang Investasi di Bengkulu Sangat Menjanjikan

by Redaksi
posted onAugust 19, 2019

Bengkulu, Sibernews.co - Dorong angka pertumbuhan ekonomi dan optimalkan geliat investasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus melakukan berbagai gebrakan strategis. Mulai dari mempermudah perizinan, penyajian data peluang investasi hingga penyiapan SDM yang memadai.

Salah satu gebrakan yang saat ini disiapkan yaitu dengan mengaplikasikan sistem perizinan terpadu daring/Online Single Submission (OSS).

Sistem perizinan terpadu daring ini, merupakan sistem berbasis teknologi informasi yang menghubungkan sistem pelayanan perizinan terpusat (PTSP), di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang saat ini menggunakan Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE), dengan PTSP daerah yang menggunakan sistem SiCantik Kemenkominfo.

Di dalam OSS juga terintegrasi berbagai sistem dari lembaga-lembaga perizinan lainnya, seperti Sistem Administrasi Hukum Umum Kemenkumham, IndonesiaNational Single Window (INSW), serta Sistem Informasi Administrasi Kemendagri demi memudahkan perizinan.

Gubernur sampaikan potensi investasi di hadapan calon investor Hindia
Gubernur sampaikan potensi investasi di hadapan calon investor Hindia

“Data statistik terakhir menunjukkan nilai peningkatan investasi di Bengkulu cukup signifikan, pertumbuhan investasi di Provinsi Bengkulu mengalami kenaikan sebesar 26 persen dibanding 2016 lalu. Saya kira Bengkulu dari aspek perizinan, data peluang investasi, SDM dan infrastruktur jelas sudah siap. Sehingga saya kira tidak ada keraguan lagi bagi para investor untuk menanamkan modalnya,” terang Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah kala menggelar Ekspose Potensi dan Peluang Investasi Provinsi Bengkulu, di Gedung Daerah Bengkulu, Minggu (18/08/19).

Lanjut Rohidin Mersyah, memberikan kenyamanan kepada para calon investor yang hendak menanamkan investasinya, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyediakan ruang konsultasi pendampingan yang memperbolehkan investor mempersiapkan investasinya.

“Ini kita siapkan, supaya para investor itu tidak terkendala terkait data peluang investasi yang mereka rencanakan ke Bengkulu,” ungkapnya.

Dari kegiatan ekspos potensi investasi tersebut, kemudian digelar sosialisasi kepada 37 calon investor dan 21 perusahaan asal Hindia. 37 calon investor diinisiasi Lalit Kumar Direktur PT Sudevam.

Tersedia beberapa stand antar Dinas di Provinsi Bengkulu yakni Dinas Pertanian, Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Pelindo II bersama PU dan Dinas Perhubungan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Bapelitbang, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Kominfotik, Dinas Perkebunan dan Tanaman Pangan.

Selain itu, dengan kesiapan Pelabuhan Pulau Baai dan Bandara Fatmawati Soekarno, ini juga menjadi kesiapan Priovinsi Bengkulu menyambut investasi yang ada. Oleh karena itu, Pemprov Bengkulu lanjut Rohidin Mersyah juga mengharapkan implementasi dan dukungan dari kabupaten-kota.

Kadis DPMPTSP Provinsi Bengkulu Ir Hendri
Kadis DPMPTSP Provinsi Bengkulu Ir Hendri

Di sisi lain, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bengkulu, Ir Hendry Poerwantrisno menjelaskan, dari ke 37 calon investor Hindia yang saat ini tengah meninjau peluang investasi di Bengkulu sudah sampai kepada penentuan formasi di masing-masing bidang yang diminati.

"Berdasarkan formasi investasi mulai dari bidang industri, rumah sakit, infrastruktur, perikanan, pariwisata, perfilman dan tekstil, hari ini kita hadirkan calon investor di sini dengan penyampaian informasi dan beberapa tawaran pada masing-masing bidang, mudah-mudahan mereka tertarik dan mulai mengajukan berkas usulannya dan nanti akan kami proses terkait perizinannya sampai pada tahap-tahap yang diperlukan." tutur Hendri.

Ekspos peluang investasi tidak hanya pada Pemerintah Hindia, selanjutnya  juga akan disosialisasikan kepada Australia, Singapura, Hongkong, Jepang, Inggris, Belgia dan Britania Raya. 

Sekedar informasi, pada lima tahun sebelumnya sejak 2014 hingga semester l tahun 2018, realisasi investasi telah mencapai 333 juta dolar AS. Rincian realisasi investasi asing dalam lima tahun di Bengkulu kata dia, bisa dilihat pada 2014 yang tercatat mencapai 17,6 juta dollar dari total 25 proyek, kemudian 2015 sebesar 20,5 juta dolar dari total 33 proyek, 2016 berjumlah 55,6 juta dolar dengan total 59 proyek, dan tahun 2017 realisasi investasi mencapai 138 juta dolar dengan jumlah total 70 proyek.

"Sejak Tahun 2014 hingga semester I 2018, realisasi investasi PMA di Bengkulu mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Realisasi pemodal asing mencapai 333 juta dolar dengan jumlah 226 proyek. Kita harapkan tahun depan bakal lebih meningkat lagi." ujar Hendri, dikutip dari www.bengkulu.antaranews.com. (bis)

Headline

investasi