Kelola Sampah Medis, RSUD Mukomuko Anggarkan Rp1.3 Miliar Beli Alat Pengelola Sampah
Mukomuko, Sibernews.co - Pengelolaan sampah medis memang perlu inovasi untuk menjaga keramahan lingkungan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko tidak lama lagi akan menggunakan mesin canggih dan modern sebagai efektivitas.
Kepala Tata Usaha (KTU) RSUD Mukomuko, Joni Iskandar, SKM mengatakan, pihaknya menargetkan mesin tersebut sudah dapat dioperasikan pada Oktober mendatang.
“Mudah-mudahan pada Oktober nanti sudah bisa kita operasikan,” harapnya ketika dikonfirmasi, Kamis (01/8/19) kemarin.
Dijelaskannya, untuk mengoperasikan mesin pengelola sampah medis modern ini, pihaknya masih harus memasang instalasi serta jaringan listrik khusus, hanya saja mesin ini membutuhkan daya listrik cukup besar dan harus dari jaringan khusus.
“Untuk mewujudkan itu sudah kita alokasikan dananya. Kita mengalokasikan dana peningkatan sarana dan prasarana listrik untuk rumah sakit ini sekitar Rp 1,5 miliar termasuk untuk listrik mesin sampah ini,” ungkapnya.
Dijelaskanya, mesin yang juga disebut Tesalys ini memiliki kemampuan dapat mengelola sampah medis yang berbahaya menjadi sampah yang aman atau ramah lingkungan, bukan saja aman untuk manusia, tapi juga aman untuk hewan dan tumbuhan.
Saat ini mesin Tesalys berkapasitas sampai 40 kg dalam satu kali operasi ini sudah berada di RSUD Mukomuko. Pengadaan mesin ini menguras dana sebesar Rp 1,3 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun ini.
“Dalam sehari mesin ini bisa dioperasikan sampai lima kali. Artinya dalam sehari bisa memusnahkan 100 sampai 200 kg sampah medis. Perkiraan kita semua sampah medis dari RSUD bisa ditampung dan dikelola dengan baik,” pungkasnya. (bis)
