Dewan Minta Inspektorat Tidak "Main Mata" Soal Laporan DD
Seluma, Sibernews.com – Banyaknya laporan masyarakat yang diterima DPRD berkaitan dengan penyelewengan Dana Desa, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seluma Okti Fitriani meminta agar pihak inspektorat Kabupaten Seluma transparan dan tidak main mata dengan Oknum Kades terkait hasil pemeriksaan.
Menurut Okti, sepanjang dari tahun 2017 hingga 2018 banyak laporan dari masyarakat mengenai penyimpangan Dana Desa, namun tidak ada tindak lanjut dari Inspektorat terkait laporan masyarakat tersebut.
“Secara ril itu memang banyak temuan, kami DPRD juga memantau Inspektorat harus objektif dan transparan. Umumkan di media dan sampaikan ke DPRD terkait hasil pemeriksaan, jangan sampai kesannya ada negosiasi,” tegas Okti Kepada wartawan, Rabu (17/10/2018).
Akibat banyaknya laporan yang tidak disampaikan secara transparan, sehingga masyarakat beranggapan DPRD ikut tidak peduli terhadap laporan masyarakat.
“Jika sudah dilaporkan ke masyarakat agar di publis, jangan sampai kami dituduh seolah-olah tidak peduli, karena masyarakat mengadu ke kita, ada hearing tapi hasil tidak ada padahal kita sudah memberikan rekomendasi,” jelas Okti.
Okti menegaskan, bahwa selama ini, pihak Inspektorat Kabupaten Seluma tidak transparan dalam penyampaian hasil dari pemeriksaan baik yang dilakukan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun hasil dari penyerapan DD.
Padahal menurut Okti, bahwa laporan-laporan yang masuk dari pihak masyarakat tidak hanya sekali saja, namun ketika dilakukan pemeriksaan oleh tim Inspektorat tidak terbukti, dan selama ini dari hasil pemeriksaan inspektorat juga tidak ada laporan temuan.
“Kalau dilihat dari laporan masyarakat, itukan sangat banyak, masa semua laporan tersebut tidak terbukti,” ujar Okti.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Seluma, Bundra Jaya menegaskan, akan menurunkan tim dari Inspektorat jika benar ada laporan dari masyarakat. Jika terbukti benar maka akan diteruskan ke penyidik.
“Nanti kita perintahkan Inspektorat untuk cek lepangan. Kalau benar, akan ditindak lanjuti,” tutup Bundra. [**]
