Skip to main content
Kabupaten
Foto Berita
70

Audiensi Pemerintah dan Masa Aksi, Mian Perlihatkan Sikap Arogansi

by Redaksi
posted onOctober 9, 2018

Bengkulu Utara, Sibernews.co - Dalam Rangka HUT Kota Arga Makmur yang ke-42, Serikat Rakyat Bengkulu Utara (SERBU) gelar aksi demo menyampaikan aspirasi atas pernyataan Bupati Bengkulu Utara yang ingin melaporkan masa aksi yang di anggap mengganggu kinerja ASN oleh Bupati Bengkulu Utara Ir Mian, Senin (08/10/18).

Aksi yang tergabung dari berbgai element masyarakat tersebut diantaranya, perwakilan Desa Lubuk Gading KecamatanTanjung Agung Palik, Perwakilan Masyarakat Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik, Perwakilan Desa Sebayur Kecamatan Ketahun, dan segenap element mahasiswa Universitas Ratu Samban (UNRAS). 

Namun setelah aksi berjalan lebih kurang 4 jam, akhirnya Bupati Bengkulu Utara Ir Mian meminta perwakilan dari massa aksi untuk di ajak bertemu diruangan aula Bupati guna memberi jawaban terkait 10 tuntutan dari masa aksi tersebut.

Dengan berjalannya pertemuan serta audiensi Bupati dan pihak massa, sempat terjadi perdebatan terkait beberapa tuntutan yang di tanggapi oleh Bupati Bengkulu Utara tidak sesuai yang diharapkan oleh pihak massa dari 10 point tuntutan, diantaranya soal izin galian beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara yang di duga ngemplang, 

" Dalam masa kepemimpinan saya, saya tidak pernah lagi memberikan izin, melainkan izin galian C sudah menjadi tupoksi pihak dinas terkait di provinsi." Ujar Mian dengan nada tinggi

Terakhir sebelum meninggalkan massa aksi di dalam audiensi, Mian hanya menyampaikan beberapa poin saja mengingat agenda Bupati bersama forkominda dan jajaran pemerintah yang padat.

" Hanya ini yang bisa saya sampaikan mengingat padatnya jadwal dan saya mempunyai etikad serta niat yang tulus, untuk menyampaikan sikap, ini sudah saya tanggapi hal-hal yang bersifat tekhnis karena pemerintah daerah terbuka sebagai pelayan masyarakat." Kata Mian 

Terpisah, Tommy selaku orator massa juga memberi pernyataan terkait apa tanggapan Bupati yang tentunya belum menemukan titik penyelesaian yang lebih baik melainkan akan melebar nantinya.

" Kita belum puas terhadap pernyataan Bupati Ir Mian tersebut, dan tidak seharusnya beliau menunjukan sikap emosi serta arogansi dalam memberi tanggapan serta sikap terhadap tuntutan masa." Tutur Tommy

Tommy menambahkan jikalau aksi ini tidak akan berhenti hingga semua tuntutan terealisasi dengan baik, mengingat pula cara penyikapan Bupati yang terkesan arogansi tersebut.

" Seharusnya ini sudah selesai dengan baik jikalau semua tuntutan direalisasikan secara bijak, beliau sudah arogan terhadap hal ini. Maka selanjutnya aksi dari segenap element akan kami lanjutkan kembali." Tegas Tommy. [Hm]

Highlight

investasi