Skip to main content
Religi
Muhammadiyah
9

Muhammadiyah: Mencegah Gejala TBC di Media Sosial

by Redaksi
posted onJune 23, 2019

Sibernews.co - Sesuai dengan tuntunan Rasulullah beserta para sahabatnya, umat Islam sebagai penduduk mayoritas bangsa Indonesia akan berkemajuan, namun jika prilaku tahayulbid’ah, dan churafat (TBC) merajalela, bukan saja kemajuan kian sulit digapai melainkan hanya akan mengundang murka dan laknat Allah. Menjadi kewajian Muhammadiyah sebagai salah satu media dakwah memberatas TBC yang keberlamaan.

Namun, tantangan Muhammadiyah di era saat ini tidak hanya Tahayul, Bid'ah, Khurafat (TBC) di kehidupan nyata, melainkan TBC di media sosial (medsos).

"Ujaran kebencian, fitnah, saling menggunjing saat ini menjadi penyakit di kalangan masyarakat, khususnya umat Islam ketika menggunakan medsos," ujar Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang  Abdul Karim Baisa dalam acara Silaturahim Muhammadiyah Sepanjang yang dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, pada Ahad (23/6/19).

Guna mencegah TBC di medsos, Karim berpendapat bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi pencerahan harus berperan aktif untuk meredam perilaku-perilaku buruk di medsos. 

"Jika masih ada warga Muhammadiyah yang berperilaku buruk di medsos, maka Ia belum mendapatkan pencerahan," tutur Karim. 

Senada dengan Karim, Haedar Nashir mengatakan, karena medsos, sebagian masyarakat, khususnya di kalangan umat Islam terbiasa pada hal-hal yang tidak rasional, seperti amarah yang berlebih, mudah menebarkan kebencian, dan juga berita hoax. 

"Maka sudah seharusnya kita sebagai umat Islam harus lemah lembut dan berjiwa besar, memiliki kebajikan yang melampaui, dan imsak dalam bermedsos," ucap Haedar. (red)

Headline

investasi