Jaringan Telekomunikasi di Sulteng Telah Berfungsi 75,65%
Jakarta, Sibernews.co - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengungkapkan kondisi jaringan telekomunikasi pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai berangsur membaik. Ada peningkatan hingga 15,65% bila dibandingkan dengan laporan pada akhir pekan kemarin.
Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, mengatakan sampai hari ke-10, jaringan telekomunikasi seluler di Sulteng yang berfungsi mencapai 75,65% atau sebanyak 2.662 Base Transceiver Station (BTS) yang aktif.
|
|
Untuk menunjang layanan telekomunikasi, pemerintah mengerahkan 64 telepon satelit yang telah didistribusikan melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) ke posko-posko penanganan pengungsi di wilayah Sulteng.
" Petugas dan warga dapat menggunakan telepon satelit tersebut untuk koordinasi dan komunikasi percepatan pemulihan pasca bencana," ujar Ferdinandus.
Disampaikannya juga, dari 19 perangkat internet satelit yang disiapkan BAKTI Kemkominfo sebanyak 11 perangkat yang sudah berfungsi, di mana tersebar di posko-posko di Kota Palu.
" Sebanyak delapan perangkat akan sedang dipasang di Kota Donggala dan Sigi," pungkasnya. [Rv]
Kondisi BTS pascabencana gempa dan tsunami di Sulteng.
