Skip to main content
Red
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah
31

Gubernur Bengkulu : Politikus Tidak Harus Berlatar Belakang Akademis Politik

by Redaksi
posted onSeptember 5, 2019

Bengkulu, Sibernews.co - Pilkada 2020 merupakan ajang pertaruhan untuk menentukan nasib masyarakat selama 5 tahun selanjutnya. Masyarakat yang kritis dan berpola pikir positif tentu akan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah. 

Sejalan dengan itu, gubernur dalam kesempatannya menghadiri pelantikan Forum SMSI se-Provinsi Bengkulu, Rabu (04/09/19) kemarin mengungkapkan bahwa, "Peran media sangat strategis dalam menciptakan pola pikir masyarakat agar mampu menyelesaikan permasalahan rumit, sehingga pembangunan daerah bisa berjalan lebih efektif dan efisien." tutur Rohidin.

Pada era milenial revolusi industri 4.0 saat ini, profesi tidak selalu ditentukan dari latar belakang pendidikan namun ditentukan dari cara berpikir, bertindak, dan kemampuan dalam menyederhanakan permasalahan yang sulit. 

Termasuk dalam menentukan pemimpin pada Pilkada 2020, Gubernur menyelipkan pesan bahwa masyarakat tidak selalu harus memilih pemimpin yang didukung oleh Parpol, bisa saja ada sosok yang mampu membawa perubahan yang didukung langsung oleh masyarakat tanpa harus didukung oleh Parpol.

"Kajian politik saat ini memang tidak lagi dilatarbelakangi konsep akademik. Siapa saja bisa bisa jadi politikus. Juga berdasarkan perhitungan saintik." tutur gubernur.

"Ada banyak sekali politikus saat ini berlatar dari jurnalistik. Hal itu berdasarkan proses yang berkesinambungan. Jadi, jangan pernah pesimis dalam menentukan arah." pungkasnya. (Bis)

Headline

investasi