Dr Imam Mahdi : Tak Soal Perempuan Jadi Pemimpin
Sibernews.co - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bengkulu mengusung bakal calon Wali Kota Bengkulu dari perempuan. Dia adalah Erna Sari Dewi, politisi nasdem yang juga ketua DPRD Kota Bengkulu. PKS yang dikenal agamis mendapat kritik dari salah satu simpatisannya, yakni Sasriponi Bahrin. Menurut Sasriponi, PKS tidak tepat jika mengusung kepala daerah dari perempuan, itu menurutnya bertentangan dengan syariat.
Namun argumentasi Sasriponi dianggap tidak mewakili dalil-dalil Islam komprehensif. Salah satu pakar hukum tata negara yang juga dosen IAIN Bengkulu Dr Imam Mahdi berpendapat lain. Menurut Imam Mahdi, soal perempuan menjadi pemimpin tidak perlu dipersoalkan. "Sepanjang dia (perempuan) tetap pada kodratnya sebagai ibu rumah tangga, sudah banyak contoh pahlawan-pahlawan dari perempuan, misalnya RA Kartini, Cut Nyak Dien dan lainnya," kata Imam Mahdi, Sabtu (20/1/2018).
Ditambahkan Imam Mahdi, perempuan tetap bisa menjadi perempuan secara syariat dan hukum nasional. (AP)
