Skip to main content
Ragam
SMSI Provinsi Riau
2

Dewan Pers Seleksi Berkas Anggota SMSI Riau

by Redaksi
posted onAugust 31, 2018

Sibernews.co - Memastikan kelengkapan dokumen perusahaan milik anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau, Kamis (30/08/18).

Anggota Dewan Pers yang diketuai Imam Wahyudi yang juga Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Hukum Etika pers, serta Jimmy Silalahi Wakil Ketua Komisi Hukum Dewan Pers memeriksa sejumlah berkas perusahaan yang telah masuk ke SMSI Riau.

Dari 42 berkas yang di periksa secara teliti, di temukan 12 berkas yang harus di perbaiki terutama pada bagian akta notarisnya.

“ Pada pasal 3 tentang menjalankan usaha dalam bidang perusahaan, ternyata masih ada yang menggabungkannya dengan unit usaha lain. Ini tidak dibenarkan, sebab bidang usahanya harus pada perusahaan pers saja,” ujar Jimmy.

Untuk itu, di tambahkan Imam Wahyudi, SMSI Riau di minta untuk menyurati perusahaan-perusahaan pers yang masih harus melengkapi berkasnya ini.

“ Kita harapkan kepada SMSI Riau untuk menyurati perusahaan-perusahaan pers ini, supaya melengkapi berkas mereka, terutama pada akta notarisnya,” ungkapnya.

Imam juga menambahkan, tentang aturan yang tidak memperbolehkan perusahaan pers yang mempunyai nama hampir sama dengan instansi-instasi terkait, mulai dari nama hingga logonya.

“ Ini bahkan, sebelum masuk ferivikasi faktual, pada ferivikasi administrasi saja sudah di gugurkan,” ujar Imam.

Agenda lain Dewan Pers ke Provinsi Riau, adalah melakukan ferivikasi factual sejumlah perusahaan pers yang sebelumnya telah melalui ferivikasi administrasi.

“ Ada sejumlah perusahaan pers yang telah di ferivikasi administrasi dan seterusnya akan di lakukan ferivikasi faktual.  Ini adalah perdana anggota SMSI Riau yang masuk dalam ferivikasi factual, kita berharap kedepan, akan ada kelanjutan ferivikasi factual dari Dewan Pers, terhadap perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI Riau,” ujar Ketua SMSI Riau, H Dheni Kurnia di sela-sela pertemuan dengan Imam Wahyudi dan Jimmy Silallahi. [Rv]

Headline

investasi