Skip to main content
Red
Genre fellowship BKKBN Provinsi Bengkulu
58

BKKBN Fellowship : Berteman, Berkolaborasi Tingkatkan Kreativitas Milenial Era 4.0

by Redaksi
posted onAugust 19, 2019

Bengkulu, Sibernews.co - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar kegiatan Generasi Berencana (Genre) Fellowship tingkat Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut membahas berkenaan dengan pola pikir Genre dalam berteman, berkolaborasi dan meningkatkan kreatifitas pada generasi milenial di era revolusi industri 4.0, Senin (19/08/19).

Permasalahan remaja pada saat ini merupakan hal yang perlu dibina. Selain karena jumlah remaja meningkat di Bengkulu,  kelompok usia ini juga rentan akan sifat prilaku yang cenderung mudah terpengaruh oleh kenakalan remaja lainnya. Bahkan bisa saja terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) ataupun obat-obat terlarang lainnya .

Sebagian remaja kini juga dihadapkan pada situasi yang sangat memprihatinkan mengenai penyimpangan seks atau seks pranikah, narkoba, dan lainnya. Selain itu juga tingkat pernikahan dini masih tergolong tinggi di masyarakat.

Kemudian, kegiatan ini ditujukan untuk remaja karena pengaruh pergaulan bebas menempatkan remaja dalam resiko tinggi terhadap kehamilan dini dan kehamilan tidak diinginkan, dengan konsekuensi ancaman kehidupan remaja itu sendiri. Jika hal ini terus berlanjut,  bisa kemungkinan beresiko  kepada kehidupannya baik itu pola pikiran, serta hal-hal yang bisa mengganggu kejiwaannya. Sebagian besar dampaknya kepada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bahkan lebih parahnya mereka mencari jalan keluar menggunakan narkoba sebagai penenang sementara bagi mereka.

Remaja merupakan individu-individu para Genre yang akan membangun kehidupan keluarga dan calon orang tua bagi anak-anak yang dilahirkannya sehingga perlu disiapkan bekal agar memiliki perencanaan dan kesiapan yang sebaik-baiknya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan harapannya, "Diharapkan untuk anak muda agar jangan terpengaruh dengan lingkungan yang menyimpang seperti yang sering dijumpai sekarang dan juga diharapkan jangan terlalu sering mengeluh baik itu tentang kehidupan dengan temannya maupun tentang masalah prasaannya. Agar tidak terlalu menjadi beban dalam kehidupannya sehari-hari dan bisa memudahkan dalam pergerakan untuk berusaha dalam pola pikir akan pendidikan maupun kreatifitasnya." jelasnya. 

"Lingkungan juga sangat berpengaruh besar terhadap pola pemikir anak muda seperti halnya perilaku yang baik dari orang tua itu bisa mempengaruhi anak menjadi baik pula, dan sebaliknya, jika anak muda sekarang terpengaruh dengan lingkungan yang berprilaku menyimpang pastinya akan membuat anak tersebut terpengaruh dalam penyimpangan juga." terangnya.

Kegiatan ini melibatkan seluruh kabupaten dan dihadiri 10 SMA se-Kota Bengkulu ditujukan bisa untuk memberikan wawasan kepada anak-anak muda peserta yang hadir.

Kesiapan berkeluarga merupakan salah satu kunci terbangunnya ketahanan keluarga dan keluarga yang berkualitas sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi yang juga berkualitas. (Nas)

Headline

investasi