Skip to main content
Red
4 media online Bengkulu diverifikasi faktual
8

4 Media Siber Bengkulu Diverifikasi Faktual

by Redaksi
posted onAugust 30, 2019

Bengkulu, Sibernews.co - Empat media siber atau online yang merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bengkulu diverifikasi faktual oleh Dewan Pers pada Kamis (29/08/19). Anggota Dewan Pers yang melakukan verifikasi faktual adalah Hendry Ch Bangun usai menghadiri FGD survei indeks kemerdekaan pers di Bengkulu.

Pada kesempatan itu, Hendri mengatakan verifikasi faktual dilakukan bagi media yang sudah mendaftar dan melengkapi persyaratan administrasi ke Dewan Pers.

Empat media siber yang dilakukan verifikasi faktual itu adalah Rakyatbengkulu.comSiberklik.comBencolentimes.com dan Wartaprima.com

Ketua SMSI Bengkulu Dr Rahimandani menyebut, SMSI sebagai organisasi media siber serius dalam melakukan pembinaan dan penataan pers online, khususnya di Bengkulu. Dia berharap, dengan keberadaan SMSI, dapat membantu Dewan Pers untuk bersama-sama membangun kehidupan pers yang sehat dengan taat pada regulasi. 

"SMSI saat ini masih menunggu menjadi konstituen Dewan Pers, namun sebelum menjadi konstituen Dewan Pers, kita sudah melakukan berbagai program untuk meningkatkan SDM pers yang mentaati regulasi pers dan Dewan Pers, salah satunya melalui kerjasama dengan PWI Bengkulu melakukan Uji Kompetensi Wartawan, sebab SMSI belum dapat melakukan UKW untuk itu kita kerjasama dengan PWI agar wartawan media anggota SMSI bisa ikut UKW. Setelah itu, kita juga mengupayakan media anggota SMSI untuk diverifikasi faktual oleh Dewan Pers, ini bentuk komitmen SMSI sebagai bagian dari kehidupan pers online," kata Rahimandani.

Sementara Ketua PWI Bengkulu Zacky Antoni yang mendampingi Hendry Ch Bangun saat melakukan verifikasi faktual mengatakan, PWI sebagai organisasi profesi wartawan juga serius untuk meningkatkan kompetensi wartawan. Dia berharap bagi setiap wartawan untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan, dimana PWI siap memfasilitasinya setiap tahun. (Bt)

Headline

investasi