Hadirnya PTSP di Bengkulu, Menteri Agama RI : Gunakan Hati dalam Melayani Masyarakat
Sibernews.co - Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin tiba di bumi Rafflesia. Kedatangan Menteri Agama RI kali ini dalam rangka menghadiri launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Jum’at (28/09/18).
Dalam sambutannya, Menteri Agama RI mengatakan, bersyukur bahwa Bengkulu bisa mendirikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) ini.
"Saya bangga dan bersyukur Bengkulu mendirikan PTSP, ini sebuah inovasi dalam rangka kita mendekatkan diri dengan masyarakat dan dalam kewajiban kita untuk melayani masyarakat dan umat beragama di tanah air tercinta ini dan Bengkulu khususnya," ujar Menteri Agama RI.
Lanjutnya, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) salah satu program andalan Kementerian Agama. Karena kita sadar saat ini era digitalisasi semuanya menggunakan teknologi dan online, dan kita harus memanfaatkan sebaik-baiknya era tersebut.
Era digitalisasi, era dimana akses informasi itu harus lebih cepat dan mudah di akses oleh masyarakat. Sebagai institusi lembaga kementerian yang melayani bidang keagamaan, dan yang melayani masyarakat Indonesia maka, kita harus meningkatkan kualiat pelayanan itu dengan memanfaatkan digitalisasi.
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sesungguhnya, tidak hanya semata kita mendekatkan ke masyarakat dalam menyajikan pelayanan kepada public, tapi juga secara tidak langsung ini sebuah mekanisme internal yang sangat baik.
Di Bengkulu tepatnya di Kantor Kemenag Provinsi Bengkulu ke 11 yang mendirikan PTSP ini.
"Kemenag Provinsi Bengkulu merupakan Kemenag yang ke 11 mendirikan program PTSP ini," ujarnya.
Akhir dari sambutannya, Menteri Agama RI memberikan 3 pesan kepada Kemenag Provinsi Bengkulu, yakni :
1. Untuk menjaga betul keberadaan PTSP ini dengan adanya 28 pelayanan pada tahap awal. Agar kedepannya tidak ada lagi perizinan secara manual.
2. Khususnya bagi operator dan semuanya kita keluarga kementerian agama untuk senangtiasa menggunakan hati dalam memberikan pelayanan. Karena secanggih apapun tetaplah dikendalikan oleh manusia. Dan manusia itu kekuatannya ada pada hati. Gunakan hati dalam melayani masyarakat untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat.
3. Bagaimanapun juga operator dan semuanya harus berkembang dan menambah wawasannya, karena dari kitalah awalnya mengembangkan keberadaan PTSP ini. [Adv]
