Skip to main content
Dirut RSJK Himbau Caleg Dekatkan Diri Pada Tuhan
Dirut RSJK Himbau Caleg Dekatkan Diri Pada Tuhan
3

Dirut RSJK Himbau Caleg Dekatkan Diri Pada Tuhan

by Redaksi
posted onOctober 20, 2018

Bengkulu, Sibernews.com - Menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang, dipastikan para Calon Legislatif (Caleg) memiliki ambisi yang besar untuk duduk sebagai anggota legislatif dan ikut membangun kabupaten/kota, provinsi atau pusat sesuai dengan daerahnya pemilihannya masing-masing.

Namun didalam (Pileg), tidak semua calon akan terpilih dan duduk sesuai keinginan dan dari hati nurani masyarakat.

Jadi, tidak bisa dipungkiri bagi caleg yang belum bisa duduk tersebut akan mengalami tekanan, salah satunya tekanan batin dan kondisi kejiwaan.

Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu Chandrainy Puri mengatakan tidak menutup kemungkinan hasil yang tidak sesuai keinginan cenderung akan menjadi beban bagi Caleg.

Maka dari itu ia memberikan tips untuk mencegah tekanan batin dan kondisi kejiwaan bagi caleg apabila tidak terpilih sesuai yang diinginkan.

Tips yang diberikan untuk menjaga kesehatan jiwa bagi Caleg apabila tidak terpilih diantaranya, caleg disarankan agar dapat menjaga kualitas istirahat atau tidur, mengatur pola makan, menjaga kebugaran atau kesehatan jasmani, dapat mengkondisikan hati serta pikiran dalam keadaan yang nyaman dengan artian menerima hasil apa yang telah terjadi dan memperbanyak mendekatkan diri pada Tuhan dengan beribadah dan berdoa.

“ Tips dari kami RSKJS untuk Pileg, kondisikan jiwa menerima hasil apa adanya, karena gangguan jiwa ini akibat harapan tidak sesuai dengan yang terjadi, sehingga terjadi suatu kegagalan dalam arti kekecewaan itu biasanya stres, stres itu bisa meledak-meledak.

Selain itu, sewaktu hendak mengikuti tes kejiwaan sebagai syarat caleg itu harus istirahat yang cukup, tidur yang cukup pada malam harinya, makan yang cukup sebelum harinya, pada pagi harinya sarapan dahulu, sehingga pada mengisi pertanyaan-pertanyaan dengan berkualitas dan jangan tidak diisi, jangan dianggap sepele karena dihitung itu kualitas pada waktu pemeriksaan itu,” kata Chandrainy. [**]

Trending

investasi