Berulah Lagi, Pemira Unib Kembali Diwarnai Mal Prosedur
Sibernews.com - Baru saja Pemilihan Umum Raya (Pemira) Fakultas Teknik (FT) Universitas Bengkulu (UNIB) terselesaikan, konflik Pemira kembali terjadi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unib. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemira FKIP yang seharusnya melakukan verifikasi berkas pada Senin (30/5/22) tak kunjung memberi kabar kepada pasangan calon terkait verifikasi berkas hingga berita ini dipublikasikan.
"Belum ada undangan verifikasi berkas hingga sekarang (10.00 WIB), kami khawatir akan ada kecurangan sama seperti yang sering terjadi di Fakultas lain," sampai Rahmat Wahyudi, salah satu pasangan calon yang sudah mendaftar cagub cawagub pada, Jumat (27/5/22) lalu.
Mengingat kejadian yang sudah-sudah, banyak mahasiswa khawatir kecurangan kembali terjadi. Kejadian ini kembali terulang karena menganggap ada kepentingan dari salah satu UKM yang di tunggangi oleh partai dari luar kampus.
"Sebenarnya kejadian seperti ini sudah jadi pengalaman di setiap pemira. Di setiap fakultas UKM tersebut memang mendominasi dalam pelaksanaan politik kampus. Bahkan setiap sistem sudah dirancang sedemikian rapi oleh mereka," terang salah satu mahasiswa yang tak ingin disebutkan identitasnya.
Kecurigaan mahasiswa ini menjadi perhatian bagi pihak media. Untuk mengantisipasi keberimbangan berita, pihak media berusaha mengkonfirmasi ke pihak KPU FKIP namun tak kunjung menerima jawaban.
Pihak mahasiswa juga merasa membutuhkan konfirmasi dari KPU, hingga membuat pamflet untuk mencari Ridhoan selaku Ketua KPU FKIP Unib.
Hingga berita ini dipublikasi, konfirmasi dari KPU masih ditunggu oleh pihak media. (bks)
